SMAK St. Albertus...sebuah sekolah menengah atas yang sudah sejak lama berdiri di kota Malang. Tahun ini usianya sudah menginjak 75 hampir 76 tahun. Sekolah yang sudah cukup lama kan.....dan pastinya sudah banyak meluluskan berbagai macam orang. Aku sendiri lulus dari sekolah ini pada tahun 2007, dan bergabung secara resmi kembali di sekolah ini sebagai Guru (belum tetap) sejak tahun ajaran 2011/2012....
Awal mula aku mengajar di sekolah ini adalah ketika menggantikan salah seorang guru Biologi melahirkan (Ibu Eri)...kemudian aku memutuskan untuk melanjutkan mengajar...meski gelar yang aku miliki adalah gelar untuk ilmu murni..tanpa ada embel-embel pendidikannya. Syukurlah aku masih bisa diterima meski dengan lable masih Guru (belum tetap).
Mengajar di tempat ini adalah suatu keajaiban..setidaknya itulah yang aku pikirkan hingga saat ini. Betapa menakjubkannya sekumpulan anak muda yang penuh gejolak berada di kelasmu......(meski kadang membuatmu jengkel setengah mati). Untuk tahun pertama, aku dipercaya untuk mengajar biologi kelas X. Pengalaman 3 bulan sebagai guru pengganti sedikit banyak memberikan pandangan bagiku akan tingkah polah siswa SMA...terutama SMA ini. Dengan semangat baru yang berapi-api (agak lebay ini penggambarannya) aku memasuki kelas demi kelas....8 kelas untuk tahun ini....awesome...itu berarti aku akan melihat 8 karakter kelas yang berbeda dengan puluhan karakter manusia di dalam masing-masing kelas... Sesuatu yang menakjubkan, ketika mereka mendengarkan...ketika mereka berceloteh, ketika mereka tidak menghiraukan kehadiranku...ketika mereka tertawa bersama denganku...ketika mereka mengajukan pertanyaan yang mungkin terkesan jahil...... semuanya aku rasakan sebagai sesuatu yang indah.....kekuatan dan warna baru yang mengisi hari-hariku.....yang memberiku sedikit pencerahan tentang apa yang bisa aku lakukan untuk mengisi kewajibanku untuk hidup.
Ada saatnya dimana aku merasa sangat tertekan dengan berbagai ulah mereka....dengan tuntutan administrasi dan keharusan membuat siswa paham akan materi yang aku sampaikan meski di lain pihak mereka sama sekali tidak peduli. Namun yang selalu memberiku kekuatan adalah ketika aku melihat wajah-wajah mereka....ketika melihat senyum jahil...konyol, tingkah konyol.....ucapan dan semangat yang tampak di mata mereka....semangat seorang remaja yang penuh optimistis akan masa depan mereka....semangat yang mungkin ketika aku seusia mereka belum tentu aku rasakan. Aku ingin tetap berada dalam lingkup seperti ini..dalam dunia seperti ini....menjadi bagian dari kehidupan para kaum muda yang selalu penuh dengan energi positif akan masa depan. Ya...ternyata sepertinya aku benar-benar telah jatuh cinta kepada mereka. Semoga perasaan ini bisa terus berada dalam diriku...sehingga aku bisa melayani mereka dengan segala yang aku miliki...sepenuh hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar